“IMPIAN SEORANG ANAK DISABILITAS”
Cerpen Karangan: Anna Alfathunnisa
Kelas: VII-1
Sekolah: SMP IT NURUL ISHLAH
Banyak anak-anak yang setiap paginya rutinitas seperti biasa Senin sampai dengan Sabtu, pada pukul 06.30 WIB selalu bersiap–siap untuk bersekolah, ini juga sama dengan anak laki-laki, sebut saja namanya Indra.
Indra juga sama dengan anak lainnya yang selalu riang dan senang jika muncul pagi hari saat akan ke sekolah. Walaupun dalam keterbatasan gerak, tidak mematahkan semangat untuk selalu hadir tepat waktu disekolah. Indra siswa disabilitas yang berkebutuhan khusus kakinya cacat tidak sempurna seperti anak lainnya, Indra duduk dibangku sekolah Negeri Menengah Pertama (SMP) IT NURUL ISHLAH Banda Aceh.
Pada hari ini disekolah Indra kedatangan tamu dari kantor pemerintah kota, ada pembelajaran tentang “Pendidikan dan Masa Depan Anak” Pada saat sesi presentasi dan sesi Tanya jawab dengan para tamu yang hadir, maka ditanyakan “Apa ada yang berkeinginan untuk melanjutkan sekolah sampai keluar negeri?”, pada saat anak lain tersenyum dan tertawa maka pada saat itu juga Indra dengan senang dan gembira mengacungkan tangannya “Bapak…!!! saya Indra murid kelas 1, saya mau melanjutkan sekolah sampai keluar negeri” Sambil tersenyum.
Dengan semangat semua guru melakukan tepuk tangan bangga pada Indra, dimana anak yang kekurangan dan kecacatan mempunyai minat dan cita-cita yang luar biasa… Setiap orang dan setiap anak baik dia miskin, kaya, pintar, sehat, sempurna dan cacat disabilitas mempunyai hak yang sama dalam mencapai cita-cita, dan mendapatkan pendidikan yang sama dengan anak yang lainnya.
Pada saat itu bapak yang dari kantor pemerintahan kota “Luar biasa nak semangat kamu sangat tinggi ” Tetap belajar yang tekun, rajin, dan jangan lupa berdoa, kamu akan mendapatkan impian kamu “Dengan senang anak anak bertepuk tangan yang meriah. Pada saat itu Indra memberikan pertanyaan kepada para tamu yang datang” Pak apa bisa saya keluar negeri jika kaki saya tidak bisa jalan seperti teman teman lainnya?” Dengan bahasa yang lesu Indra membuat guru-guru dan pihak tamu merasa sedih dan terharu… “Semua sama Indra gak ada yang akan mengahalangi kita belajar selain keinginan kuat kita untuk sukses dan berguna. jika kamu mau, mulai saat ini kamu mulai belajar yang rajin.’’
ekolah SMP IT NURUL ISHLAH Banda Aceh sangat banyak anak yang berprestasi salah satunya Indra, Indra anak yang berprestasi pada bidang Ilmu Teknologi, dia sangat senang melakukan kerjaan yang berhubungan dengan seni contohnya desain grafis, Jemari lentiknya sangat lihai dalam memainkan mouse computer pada saat kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Dia seperti anak yang lainnya akan melakukan desain yang diajarkan oleh pihak guru sekolah.
Pada saat belajar desain Pak Mustafa adalah guru pengajar pada pelajaran ekstrakurikuler di sekolah “Indra, Jafar, Rian apa kalian sudah siap desain brosur yang bapak ajarkan? “ Beberapa temannya menganngguk “Saya sudah siap pak” sebut Rian Indra juga membuka laptopnya dan mengeluarkan slide bahan brosur yang sudah didesainnya.
“Pak saya sudah siap “Ucap Indra” Namun pak untuk bingkai dan tulisannya saya mau gunakan warna yang berbeda pa boleh pak? Kata Indra, lalu Pak Mustafa melihat hasil kerja desain grafis brosur murid – muridnya, bagus semua hasilnya.
“Indra, kamu boleh ganti warnanya, yang kamu buat cukup terang dan menarik.” Oh ya “Pak Mustafa ingin mengatakan sesuatu, Bapak baru ingat minggu depan ada perlombaan desain brosur tingkat sekolah, apa boleh bapak ikutkan hasil desain kalian? Jika mau bapak akan daftarkan. “Tawaran Pak Mustafa
“Dengan senang hati” Pak…., Jawab anak anak.
Pada tanggal 14 Juli 2019 diumumkan hasil perlombaan desain grafis brosur yang diikutkan oleh Pak Mustafa guru sekolah SMP IT NURUL ISHLAH Banda Aceh, dari 3 pemenang ternyata masuk 2 pemenang dari sekolah SMP IT NURUL ISHLAH 1 dan 3,
Pada saat pembagian hadiah juri mengumumkan juara 3 jatuh pada sekolah “SMP IT NURUL ISHLAH atas nama siswa “Muhammad Rian “ lalu tepuk tangan pun serentak meriah dan Pak Mustafa tersenyum, dan juara 2 jatuh pada SMP 1 Banda Aceh, dan juara 1 jatuh pada Indra siswa SMP IT NURUL ISHLAH Banda Aceh, “ Alhamdulillah. “Indra bersujud tanpa menyangka hasil desainnya membawa dia kejuara 1, “Selamat Indra“Kata Pak Mustafa, tidak sia-sia usaha kamu. Sebut Pak Mustafa.
Pada saat anak -anak maju kepanggung penyerahan piala dan uang tunai, Indra yang keterbatasan (disabilitas ) kakinya sulit digerakkan membuat penonton dan juri terharu serta beberapa ibu-ibu yang melihat Indra menjadi sedih, bangga ada anak yang sangat antusias dan pandai, tanpa ada keterbatasan dalam belajar.
Rabu pagi ada pertandiangan disekolah, anak anak menggunakan baju seragam olah raga termasuk Indra, namun pada saat olah raga anak-anak ada yang bermain bulu tangkis, ada bermain bola, ada juga yang bermain volli ball, pada saat yang sama tidak kecuali Indra yang bermain bersama temannya, walaupun tidak melakukan kegiatan yang berat.
Pada saat teman teman berlari Indra juga semangat seperti anak yang lainya “ Indra kamu mau lempar bola” kata mimin teman Indra, boleh Min jawab Indra, Indra walaupun termasuk anak disabilitas namun dia punya banyak teman baik dalam belajar maupun bermain.
Pukul 16.30 WIB saatnya anak–anak pulang sekolah seperti biasa, Indra tetap dijemput oleh orang tuanya menggunakan sepeda motor, pada gerbang sekolah orang tua Indra Ayahnya sudah jemput “ Indra ayo bapak angkat?’ dan langsung Indra menjabat tangan Ayahnya dan menjawab “ Baik Yah , mari kita pulang”
Walaupun kita punya kekurangan atau termasuk anak disabilitas namun kita harus mempunyai pikiran positif bahwa setiap kekurangan kita adalah suatu tantangan yang akan membuat kita ketempat yang lebih tinggi yaitu semangat yang selalu kita pupuk untuk mencapai hasil yang baik dan berhasil dalam mencapai cita-cita atau keinginan.
Begitu juga dengan semangat Indra yang selalu disemangati oleh guru dan teman–temanya, jika dilihat dari segi lain indra tidak ada bedanya dengan murid lain, dia sama mampu belajar dan bersama–sama dengan siswa lainnya yang belajar dan mampu mendapati rangking 3 besar dikelasnya.
Rabu pagi siswa berkumpul diruang kelas dan guru IPA memberikan pelajaran seperti biasanya “Anak –anak ayo kita buat kelompok kecil untuk membahas kasus tentang petumbuhan hewan“ Kata Bu Dini, lalu anak-anak mengambil absen dan membagi nama sesuai urutan nama, secara tertib anak anak duduk berkelompok dan langsung membuka kasus tugas yang ada didalam buku IPA,
“Andi apa kamu pernah lihat tumbuhan akar serabut” sebut Mimin, lalu Andi menjawab “Banyak lah, dirumah saya banyak jenis tumbuhan itu contohnya adalah pisang, “Lalu Mimin bertanya lagi sambil bercanda “Saya mau tanya sama kamu Indra? Tapi saya tau soalnya pasti gampang buat kamu he he he jawab Mimin, “Ayo Tanya aja Min” kata Indra. Indra selalin pintar dikelas dia juga sering membantu teman temannya walaupun dia termasuk anak disabilitas.
Pada saat jam pelajaran selesai, Indra selalu ditemani siswa siswa lainnya untuk bersama sama ke kantin untuk mencari jajanan, sambil jalan anak-anak bercanda sesama nya “ Rian kamu nanti jika tamat SMP kamu mau melanjutkan sekolah dimana?”
Rian menjawab “Saya mau lanjut di SMU bording, biar lebih mandiri, kamu Indra? “Saya suka sekolah boarding tapi orang tua saya takut melepaskan saya kesana, karena kekurangan saya kan merepotkan orang lain” kata Indra. Tapi karena saya akan melanjutkan kuliah diluar negeri, untuk kuliah di jurusan Teknologi.
Saya mau kuliah SMU yang bagus, saya mau belajar biar nilai saya bagus, dan dapat nilai tinggi…. He he he Indra semangat bersama teman- temannya sambil berjalan …
Seperti kata semangat “MANJADDA WAJADA” siapa yang bersungguh sungguh dia akan mendapatkan hasil yang bagus, maka tidak menutup kemungkinan kita yang berusaha dengan sabar dan tekun akan mendapatkan hasil yang baik, usaha tidak akan mengingkari hasil.
Semua keinginan anak tidak terlepas dari dorongan orang tua dan guru yang menjadi orang tua yang kedua, walaupun sudah dewasa tapi mereka terlihat akrab bersama guru-gurunya. Pak Mustafa contohnya sering sekali bercanda bersama siswanya walupun beda usia jauh, karena sistem belajar siswa sekarang adalah sistem pendekatan murid dan guru, buka sistem hanya belajar mengajar dan tanpa ada pendekatan Psikologi.
Siswa SMP IT NURUL ISHLAH Banda Aceh baik laki-laki maupun perempuan mempunyai banyak kegiatan dan beberapa ekstrakurikuler atau peminatan siswa sesuai minat dan kreatifitas anak.
Siswa belajar tanpa ada tekanan baik dari pihak sekolah, guru maupun orang tua, karena jika itu terjadi maka kreatifitas anak akan terbatas. Seperti Bapak Badruzzaman kepala sekolah mengatakan di upacara Senin pagi “Anak-anak jika ada yang ingin maju dan berhasil maka hargailah orang tua, guru dan guru ngajimu, karena mereka lah yang memberimu ilmu, akhlak, etika, agar suatu saat kamu berhasil sempurna.
“Manusia berilmu tanpa etika, tidak akan sempurna, dan beretika tanpa ilmu juga tidak akan sempurna”

